Sabtu, 21 Juli 2012

Danur - Risa Saraswati


Kebetulan, sebelum membaca novel ini, saya juga sudah suka membaca artikel di -blognya sang penulis, Risa Saraswati yang banyak bercerita tentang dirinya dan kehidupan dunia 'tengah-tengah' yang bisa dilihat oleh Risa. Singkatnya, Teh Risa itu Indigo.

Dan setelah mendengar kalau Teh Risa hendak menulis novel tentang sahabat-sahabatnya dari dunia tengah-tengah saya jadi sangat antusias dan berharap bisa beli novel ini yang berjudul Danur. Dan ternyata memang tidak bisa beli, karena.. sialnya di kota tempat saya tinggal, Sidoarjo, belum ada toko buku besar seperti Gramedia. 
Tapi ternyata saya sedikit beruntung, karena ternyata teman sekelas saya ada yang membeli novel ini! Jadilah saya meminjam miliknya.


Jadi novel ini berjudul Danur. Danur, menurut Teh Risa adalah air yang mucul dari jasad makhluk hidup yang telah mati dan membusuk. Ya! Novel ini bercerita tentang kehidupan para sahabat Risa dari dunia tengah-tengah. Mereka adalah..


          Peter. Peter, seorang Belanda berumur 13 tahun namun memiliki tubuh yang pendek untuk anak-anak Belanda seumurannya. Ayahnya seorang tentara yang tegas dan disiplin. Ibunya, seorang wanita Belanda yang cantik dan anggun. Peter sangat menyayangi Ibunya melebihi apapun. Suatu saat, Indonesia dikepung oleh bangsa Nippon. Peter tidak tahu Nippon itu apa. Kata guru pribadinya, Nippon bermata sipit, berkulit kuning, dan pendek. Peter pun menganggap bahwa Nippon itu baik dan akan menyambutnya bila Nippon datang. 
Suatu saat, ibunya pergi bersama kawan-kawannya. Tanpa setahu Peter, ternyata, Ibu dan kawan-kawannya dijebak dan dijadikan budak nafsu oleh para Nippon. Beberapa saat kemudian, ayah Peter pulang dan menangis meraung-raung. Peter bingung dan terus bertanya pada ayahnya, "Mama dimana?"
Tiba-tiba datanglah puluhan tentara Nippon menyerbu rumah Peter. Peter kira, orang-orang Nippon itu baik seperti para kurcaci di dongeng-dongeng. Ternyata salah, Peter ketakutan dan berlari menuju pelukan pelayannya untuk segera kabur. Tapi ternyata lari Peter kurang cepat. Sepersekian detik kemudia, pedang katana tentara Nippon telah menebas kepala Peter, memisahkan jiwa dan raga Peter. 

       William. William adalah seorang Belanda berumur 10 tahun. Semula, dia memang tinggal di Netherland. Namun, karena ayah dan ibunya yang pengusaha menganggap bahwa tanah Hindia sangat menguntungkan, maka mereka memutuskan untuk pindah. William sangat sedih karena harus berpisah dengan Opa-nya. Untung saja, dia bisa membawa biola hadiah dari Opa-nya yang sangat William sayangi. 
William adalah bocah tampan yang pendiam. Dia hanya suka bersama dengan biolanya. Hanya musik yang mengerti perasaannya.
Suatu saat, ketika sedang bermain biola, para Nippon datang kerumah William. William hanya bisa terpaku dan tiba-tiba Nippon sudah menebas kepala William. Ketika terbangun William merasa aneh, rasanya bebas dan melayang. Untung saja William masih bisa bersama biolanya.William hanya bisa berjalan di kegelapan sambil sesaat memainkan biolanya. Suatu saat, William mendengar suara tangisan. William pun medekat dan bertanya, "Kamu kenapa?". Anak yang menangis itu lalu menjawab, "Aku mencari Mamaku. Aku sudah mencarinya kemana-mana tapi tak pernah kutemukan..". "Sudah, jangan menangis.. Ayo kita cari bersama." Ya, William akhirnya bertemu dengan Peter.

        Hans dan Hendrick. Hans dan Hendrick ini dulunya adalah tetangga. Hans adalah anak yang sangat pintar memasak. Kue Jahe buatan Hans bersama Oma Rose tekenal sangat enk lo! Sedangkan, Hendrick merupakan murid yang tampan dan pintar di sekolahan mereka berdua.

         Terakhir, Janshen. atau si ompong hihihi. Padahal nama seindah Janshen kenapa julukannya si ompong ya hihihi. Janshen adalah seorang Belanda berumur 6 tahun, yang termuda dari semuanya. Makanya, Janshenlah yang paling sering menangis gara-gara digoda oleh Peter atau Hans dan Hendrick. Hans mempunyai seorang kakak yang cantik bernama Annabelle. Sayangnya, sekarang mereka terpisah dan tidak dapat bertemu lagi.. Makanya, Janshen sering menangis bila teringat dengan Annabelle. Janshen mendapat gigi ompong depannya karena ketika dikejar oleh Nippon, Janshen tersandung dan giginya ompong. Dikira Janshen, Nippon yang datang akan menolongnya. Ternyata, kepala Janshen malah ditebas..

Selain Peter, William, Hans, Hendrick, dan Janshen, teman-teman Risa yang lainnya juga ada di novel ini. Ada Kasih atau Asih, hantu perempuan yang bunuh diri karena dibodohi dan diperkosa lantas hamil. Ada juga Samantha, hantu yang meninggal karena sakit dan kesepian yang akan selalu menunggu kepulangan orang tuanya dari Belanda walau ternyata orang-tuanya tidak pernah kembali. Ada juga, Sarah dan Jane, dua sahabat yang terbakar bersama. Ada juga cerita tentang Edwin dan Lidya, Edwin meninggal tepat saat akan menikah dengan Lidya. Dan ada juga tentang Diah, hantu yang meninggal terbakar terbakar di bioskop bersama kekasihnya.

Yah itu mereka semua.. Sebenarnya masih banyak cerita Risa kecil dan kelima sahabatnya.. Tapi kan gaasik kalo disini spoiler.. Jadi, baca sendiri.. dan stalking blognya Teh Risa Saraswati! Cerpennya keren-keren wehehee berhasil membuat menangis huhu.. :"""))))

Rate 4.5/5!
Bye, See You!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar